Hadir Dalam Peringatan Harlah NU ke 98, Bupati Hendy Siswanto Berharap PCNU Kencong dan Jember Jadi Satu Kepengurusan

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

Jember – Sebagai bagian dari warga Nahdlatul Ulama, Bupati Jember H. Hendy Siswanto berharap agar kepengurusan PCNU yang selama ini ada dua yaitu PCNU Kencong dan PCNU Jember bisa menjadi satu organisasi saja. Hal ini disampaikan atas dasar semangat persatuan dan kesatuan untuk menuju program kerja organisasi yang lebih optimal.

Harapan ini disampaikan Bupati Hendy dalam sambutan ketika diundang menghadiri Peringatan Harlah NU ke 98 di Kantor PCNU Kencong pada Minggu pagi (28/2/2021). Bupati Hendy berharap dan meyakini, Kepengurusan NU di Jember ke depan akan lebih mengutamakan persatuan umat serta konsentrasi dalam menjaga perpecahan hanya karena persoalan politik atau hal-hal duniawi.

Seperti kita ketahui, baik Haji Hendy maupun Gus Firjaun sama-sama berlatar belakang NU. Sehingga dukungan para massaikh dan kyai sepuh NU untuk keduanya dalam Pilkada Jember 2020 kemarin ikut menjadi bagian dari proses pemenangan. Bupati Hendy tak ingin dukungan para massaikh yang memberikan amanah kepadanya dan Gus Firjaun menjadi sesuatu yang hanya menimbulkan perpecahan.

Dinamisnya dunia politik tidak boleh lagi menjadi tendensi untuk melihat bagaimana Jember harus dibangun dengan dasar nilai-nilai agama dan nasionalisme. Semangat sinergi dan kolaborasi itulah yang ingin disampaikan oleh Bupati Hendy kepada seluruh kepengurusan NU di Kabupaten Jember.

“Saya dan Gus Firjaun banyak belajar dari masa kampanye kemarin, dan sudah waktunya sekarang untuk lebih mengutamakan kepentingan umat ke depan,” katanya kepada awak media.

Bupati Hendy menegaskan, ia dan Gus Firjaun sepakat bahwa jabatan dan kekuasaan tidak akan membuat keduanya berubah. Oleh karena itu, ia juga berharap para massaikh dan kyai sepuh dan seluruh warga NU ikut mengingatkan jika ada sesuatu yang dirasa berubah dari cara kepemimpinan yang jauh dari nilai agama dan nasionalisme.

“Kini kami adalah milik seluruh rakyat Jember dari segala lapisan dan elemen. Dan bagi kami yang terpenting adalah menjalankan sebaik-baiknya amanah yang sudah direstui oleh massaikh dan para kyai sepuh kepada kami semata-mata untuk kepentingan umat dan rakyat,” kata Bupati Hendy diakhir wawancaranya.

(Biro Media HSC)

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *