Di Hadapan Relawan Hendy Siswanto Serukan Kampanye Positif

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

Jember – Ratusan relawan bakal calon bupati Jember Hendy Siswanto dari berbagai komunitas berkumpul di rumah pemenangan, Minggu (1/3). Di hadapan relawan Hendy Siswanto menyerukan pentingnya kampanye positif.

“Saya mengajak bapak ibu semuanya untuk menunjukkan bahwa relawan Hendy Siswanto akan menggunakan cara-cara yang baik. Tunjukkan kualitas bapak ibu semuanya dalam menyukseskan misi pemenangan Hendy Siswanto,” ujarnya.

Ia mengimbau para relawan yang turun ke masyarakat agar mengedepankan perilaku yang baik. Karena dengan penyampaian yang baik dan santun akan membuat orang lain lebih terbuka untuk berkomunikasi.

“Silahkan turun ke bawah dan menyampaikan apa yang telah saya utarakan. Sampaikan dengan cara yang baik dan tidak boleh memaksa jika yang didatangi tidak berkenan. Karena akhlak yang baik harus diutamakan demi keberhasilan misi membenahi Jember,” jelasnya.

Hendy Siswanto turut prihatin dengan masifnya politik uang yang terjadi selama pemilu. Baginya hal tersebut memiliki dampak buruk bagi masyarakat sendiri.

“Saya tidak akan menghargai bapak ibu dengan uang. Karena itu sama saja merendahkan harga diri bapak ibu semuanya. Selama ini masyarakat Jember dirusak oleh politik uang. Ke depan kita harus sadar dan beri pengetahuan kepada masyarakat untuk tidak percaya lagi pada oknum-oknum yang melakukan politik uang. Karena setelah mereka terpilih, masyarakat dibiarkan dan ditinggalkan. Hal itu merupakan penghinaan kepada masyarakat Jember. Ayo kita sudahi praktik seperti itu dan tidak boleh lagi terjadi. Karena dampak buruknya sangat besar di masa depan,” ujarnya.

Ia mengungkapkan bahwa masyarakat memiliki kesempatan besar untuk membenahi Jember pada tahun ini dan tidak boleh disia-siakan.

“Saya mengajak semua elemen masyarakat untuk bekerja sama dan bahu membahu membenahi Jember. Konsep mbenahi Jember itu tidak bisa dikerjakan sendirian. Harus dengan partisipasi semua elemen masyarakat. Dari mulai petani, nelayan, pedagang, pegawai, guru-guru, pengusaha, pemuka agama, sampai pemerintah daerah, semuanya harus bekerja,” ajak Hendy Siswanto.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *