Hendy Siswanto: Pelayanan Publik di Jember Harus Lebih Mudah

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

Jember – Bakal calon bupati Jember Hendy Siswanto menilai bahwa pelayanan publik di Kabupaten Jember harus lebih mudah. Hal itu ia sampaikan saat mengunjungi masyarakat Dusun Sumber Dandang, Kertosari, Kamis (27/2) malam.

Dalam kunjungan kali ini Hendy Siswanto mendapat banyak masukan dari masyarakat. Salah satunya terkait dengan pelayanan publik di Kab. Jember yang lama dan sering dikeluhkan warga.

Baginya, pelayanan publik harus memudahkan masyarakat. Selain itu, prosesnya juga harus cepat karena banyak masyarakat yang menunggu. Akan menjadi sebuah kerugian jika waktu mereka habis untuk menunggu berlama-lama.

“Pelayanan publik seperti KTP, KK, Akte, dan permasalah izin harus dipermudah. Tidak boleh lagi masyarakat yang dikorbankan. Pemerintah daerah harus membuat terobosan dalam hal ini. Misal dengan membuat layanan publik keliling. Sehingga masyarakat tidak usah jauh-jauh ke kota, jadi mengurusnya bisa di desa masing-masing saja,” ujar Hendy Siswanto.

Selain itu, ia juga menyoroti buruknya akses jalan ketika berkunjung ke lokasi. Menurutnya sangat aneh melihat kondisi itu mengingat jarak desa dengan pusat pemerintahan Kab. Jember tidak terlalu jauh.

“Saya merasakan sendiri bagaimana akses jalan menuju ke sini. Banyak jalan berlubang dan minim penerangan jalan. Padahal jalan merupakan salah satu hal yang vital bagi suatu daerah. Selain untuk transportasi juga untuk memudahkan perputaran ekonomi.”

“Desa ini jaraknya kurang dari 20 kilometer dari kota. Tidak terlalu jauh, tapi akses jalannya seperti daerah pelosok atau perbatasan. Ini sesuatu yang aneh, selama ini pemerintah daerah berbuat apa? Padahal anggarannya ada dan SILPA tahun ini sangat besar,” jelasnya.

Di akhir pertemuan, Hendy Siswanto mengajak seluruh masyarakat untuk saling bahu membahu membenahi Jember. Menurutnya tahun ini adalah kesempatan terakhir bagi masyarakat untuk membuat perubahan untuk Jember.

“Saya mengajak bapak ibu semuanya untuk bekerja bersama-sama. Permasalah Jember ini sudah menumpuk dan sangat sulit diselesaikan oleh satu dua orang. Butuh partisipasi dari seluruh elemen masyarakat. Dan tahun ini kita semua memiliki peluang terakhir untuk membenahi Jember. Jika bukan tahun ini, maka dampak buruknya akan ditanggung oleh anak cucu kita nanti. Ayo, sama-sama bekerja membangu Jember, wes wayahe mbenahi Jember,” pungkasnya.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *