Masyarakat Balung Lor Keluhkan Minimnya Lapangan Kerja dan Pelatihan untuk Pemuda

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

Jember – Salah satu penyebab angka kemiskinan tinggi di Kabupaten Jember adalah langkanya lapangan kerja sehingga menambah jumlah pengangguran. Setidaknya hal itu yang ditemui oleh bakal calon bupati Jember Hendy Siswanto saat menyambangi Desa Balung Lor Kecamatan Balung, Rabu (26/2).

Ia menyatakan bahwa kemiskinan bukan untuk diperdebatkan, tapi harus dicari jalan keluarnya. Bukan dengan kata-kata tapi dengan kerja nyata.

“Pemerintah tidak boleh membiarkan kondisi seperti ini, apalagi menganggap kemiskinan itu sesuatu yang tidak penting. Ada sekitar 243 ribu masyarakat yang hidupnya kesulitan. Mereka semua adalah saudara kita yang harus dibantu. Jika kita sebagai saudara dan tetangga saja memiliki kewajiban untuk membantu mereka, apalagi pemerintah daerah? Wajib hukumnya menolong mereka,” ujar Hendy Siswanto.

Haji Robi, warga Desa Balung Lor mengakui bahwa angka pengangguran di wilayahnya tinggi. Hal itu terjadi karena terbatasnya lapangan pekerjaan dan tidak adanya pelatihan untuk para pemuda yang siap kerja.

“Di daerah Balung sini memang angka pengangguran tinggi, pak. Jadi, kami harap nanti Haji Hendy bisa mengatasi soal ini. Apalagi Haji Hendy punya pengalaman dan merupakan teladan di dunia usaha,” jelasnya.

Mengenai Hal itu, Hendy Siswanto mengungkapkan bahwa selama ini ada sarana dan prasarana yang tersedia. Tinggal bagaimana pemerintah daerah mengatur dan melakukan pendampingan ke masyarakat.

“Sebenarnya sudah ada wadah bagi masyarakat yang ingin melatih keterampilan, yaitu BLK. Sayangnya, selama ini tidak link and match. Dalam artian, ketika masyarakat sudah mendapat pelatihan keterampilan mereka akan bekerja di mana? Jadi, harus disediakan juga lapangan kerjanya,” kata Hendy Siswanto.

Baginya yang tak kalah penting adalah pemerintah daerah harus memiliki semangat melayani kepada masyarakat. Karena sejatinya pemerintah itu adalah pelayan masyarakat, bukan penguasa.

“Saya maju pilbup itu bukan mencari pekerjaan, kekayaan, dan kekuasaan. Melainkan semangat untuk melayani masyarakat dan membenahi Jember yang kita cintai ini,” tuturnya.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *