Bersama Penyair Zawawi Imron, Hendy Siswanto Hadiri Peresmian Rumah Jokowi

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

Jember – Bakal calon bupati Jember Hendy Siswanto menghadiri acara peresmian dan deklarasi Rumah Jokowi Kab. Jember di Kepatihan, Kecamatan Kaliwates, Rabu (12/2).

Yongki Jonacta Ketua DPP Rumah Jokowi mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 211 Rumah Jokowi di Kabupaten/Kota di Indonesia.

“Visi dan misi, terwujudnya kesejahteraan masyarakat sesuai tujuan kita berbangsa dan bernegara seperti tertera dalam pembukaan UUD 1945,” ujarnya.

Yongki menyebut bahwa Rumah Jokowi memiliki cita-cita besar. Keberadaan Rumah Jokowi menjadi bagian untuk membantu program-program pemerintah sampai ke masyarakat dengan baik.

“Rumah Jokowi adalah momentum yang menyimpan kebaikan-kebaikan dan nilai-nilai dari Jokowi. Dengan harapan kepemimpinan selanjutnya akan melanjutkan nilai dan kebaikan itu terjaga dan semakin sempurna. Jika itu terjadi, maka yang diuntungkan adalah semuanya, bangsa Indonesia,” jelasnya.

Dalam sambutannya Hendy Siswanto mengucapkan selamat atas peresmian dan deklarasi DPC Rumah Jokowi. Semoga kedepan Rumah Jokowi menjadi tempat untuk curhat masyarakat atau wadah aspirasi masyarakat di Jember.

“Saya bahagia dengan keberadaan Rumah Jokowi. Dengan adanya Rumah Jokowi seperti gayung bersambut, di mana Jember itu banyak permasalahan. Semoga keberadaan Rumah Jokowi bisa membantu menyelesaikannya dengan menjadi pelayan masyarakat,” tuturnya.

Hendy Siswanto mengajak seluruh masyarakat Jember mendukung gerakan-gerakan seperti Rumah Jokowi. Hal itu demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan Kabupaten Jember.

“Kegiatan seperti ini harus didukung. Jember saat ini butuh pelayan rakyat yang bekerja dengan hati. Semua itu tentu dengan tujuan agar Jember menjadi lebih baik dan maju,” pungkasnya.

Acara persmian DPC Rumah Jokowi Kab. Jember turut dihadiri oleh KH Zawawi Imron. Penyair kelahiran Sumenep, Madura itu menyampaikan orasi mengenai semangat dari Presiden Soekarno.

“Semoga Indonesia berlangsung hidup sampai kiamat. Tidak cukup hanya Bung Karno yang menanamkan nilai-nilai patriotisme, tapi juga dibutuhkan generasi penerus, yakni para pemuda,” ungkapnya.

Menurutnya dibutuhkan bekal berupa perpaduan antara pemikiran modern dan pemikiran dari para pendahulu. Dengan perpaduan keduanya maka cita-cita mulia Indonesia bisa terwujud dengan segera.

“Para pemuda memiliki daya kreativitas yang tidak dimiliki oleh para pendahulu. Bekal inilah yang harus dimanfaatkan dengan baik untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” jelas penyair berusia 75 tahun tersebut.

Zawawi Imron juga turut berkomentar mengenai kontestasi Pilbup Jember 2020. Ia berharap Jember akan mendapatkan pemimpin baru yang berjiwa pelayan masyarakat.

“Pemimpin yang baik adalah yang tergerak melayani masyarakat. Semoga Jember mendapatkan pemimpin yang juga pelayan masyarakat,” ujar penyair berjuluk Sang Celurit Emas.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *