Hendy Siswanto: Konsep Link and Match di Jember Belum Berjalan

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

Jember – Bakal calon bupati Jember Hendy Siswanto menjadi pembicara dalam Dialog Publik dengan “Masa Depan Pendidikan dan Ekonomi Kab. Jember di Era 4.0.” di Institut Agama Islam Al Qodiri, Selasa (10/12).

Ia menilai bahwa dunia pendidikan di Jember sekarang dengan dunia usaha belum tersambung dengan baik. Menurutnya perlu adanya konsep Link and Match sehingga para lulusan bisa terserap di dunia kerja.

“Pendidikan di Jember saat ini belum Link and Match. Sehingga para lulusan perguruan tinggi atau sekolah kejuruan kebingungan. Para pengusaha juga tidak mendapatkan informasi mengenai lulusan tersebut. Jadi, tidak ketemu antara dunia pendidikan dengan dunia kerja,” ujarnya.

Hendy Siswanto menilai bahwa Jember harus siap menghadapi ketatnya persaingan di era 4.0. Salah satu langkah awal adalah dengan memperkuat pendidikan dan menyiapkan sumberdaya manusia yang berkualitas.

“Kita sudah masuk era 4.0, apa kita sudah siap dengan perubahan? Saat ini kita tidak asing dengan digitalisasi. Era ini menuntut kita untuk menguasai digital karena jika tidak, kita akan tertinggal. Kita harus berinovasi dan bersaing dengan negara lain,” jelasnya.

Komunikasi, Kolaborasi, dan Networking

Di Indonesia perilaku koruptif dan nepotisme sudah mengkhawatirkan. Hendy Siswanto ingin mengubah paradigma KKN menjadi lebih positif dan berdampak ke masyarakat.

“Selama ini kita terjebak dengan KKN yang merugikan negara. Saya ingin mengubah paradigma menjadi lebih positif, yakni Komunikasi, Kolaborasi, dan Networking. Dengan tiga kunci tersebut, maka Jember memiliki peluang besar untuk berubah lebih baik ke depan,” tuturnya.

Hendy Siswanto optimis Jember bisa berubah menjadi lebih maju dan makmur. Saya yakin Jember bisa berubah menjadi lebih baik lagi. Jember memiliki sumber daya alam melimpah ditambah sumber daya manusia yang banyak dan berkualitas,” pungkasnya.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *