Bertemu Kades Se-Kecamatan Silo, Hendy Siswanto Serap Aspirasi Masyarakat Pinggiran

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

Jember – Bakal calon bupati Jember, Hendy Siswanto bertemu dengan kepala desa se Kecamatan Silo, Sabtu (9/10). Pertemuan tersebut dalam rangka menyerap aspirasi dari masyarakat yang tinggal di daerah perbatasan.

Hendy Siswanto menilai bahwa daerah perbatasan merupakan wilayah terdepan bagi suatu daerah, khususnya Jember. Oleh karenanya harus mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah daerah.

“Saya ingin menyerap aspirasi dari masyarakat yang berada di pinggiran atau perbatasan. Sekaligus melihat langsung kondisi di lapangan seperti apa, masyarakat hidupnya bagaimana,” ujarnya.

Daerah perbatasan seperti Kec. Silo merupakan wilayah terdepan yang menjadi representasi wajah Jember seperti apa. Pembangunan secara fisik dan non fisik harus sampai dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

Ia juga mengajak para kepala desa untuk bekerja bersama-sama dalam membangun daerahnya masing-masing. Menurut Hendy Siswanto, kepala desa merupakan ujung tombak dalam pemerintahan daerah.

“Saya rutin berkunjung ke desa-desa di Jember. Saya yakin bahwa desa merupakan salah satu yang butuh perhatian lebih. Karena kemiskinan banyak ada di desa. Oleh karena itu, kepala desa merupakan ujung tombak dari semuanya. Mulai dari pembangunan hingga perputaran roda perekonomian,” tuturnya.

Pada pertemuan itu, perwakilan dari desa yang hadir menyampaikan aspirasi mereka. Di antaranya seperti akses jalan di beberapa titik yang rusak dan kondisi para petani yang mengalami kesulitan.

Salah satunya Haryanto dari Desa Sumberjati yang menyampaikan permasalahan di daerahnya. “Kondisi para petani di desa banyak yang kesulitan. Yang sering terjadi adalah turunnya harga jual hasil panen. Sedangkan biaya produksinya cukup besar,” keluhnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, Hendy Siswanto mengajak para petani untuk bekerja sama. Karena persoalan tersebut tidak mungkin bisa diselesaikan oleh satu pihak.

“Saya mengajak bapak ibu semua untuk bekerja sama dalam membenahi Jember. Kita semua harus bersinergi dan berkolaborasi. Jadi kita semua ikut terlibat dalam membenahi Jember. Karena tanpa bekerja sama sangat berat Jember berubah lebih baik dan maju. Dalam hal ini pemda juga tidak boleh diam saja, harus turun ke bawah dan merangkul masyarakat,” pungkasnya.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *