Anggota JEKa Keluhkan Kurangnya Perhatian Pemerintah Kabupaten Jember

Share on facebook
Share on twitter
Share on whatsapp

Jember – Usaha Kecil Menengah (UKM) dan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kabupaten Jember jumlahnya sangat banyak dan memiliki potensi sangat besar. Sayangnya keberadaan mereka tidak mendapat perhatian dari pemerintah kabupaten.

Salah satunya dirasakan oleh Sanusi, anggota dari Jember Ekonomi Kreatif (JEKa) sebuah komunitas UMKM yang mandiri dan berswadaya. Menurutnya, pemerintah kabupaten Jember kurang peduli terhadap pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

Ia dan anggota JEKa lainnya berharap adanya perubahan di era pemerintahan bupati selanjutnya. Menurutnya pertumbuhan UMKM cukup besar dan memiliki potensi besar dalam roda perekonomian daerah.

“Sangat disayangkan jika pelaku usaha kecil dibiarkan tanpa adanya pembinaan dan perhatian dari pemerintah. Karena UMKM ini merupakan ekonomi kerakyatan dan kita juga mengembangkan produk lokal,” ujarnya.

Bakal Calon Bupati Jember, Hendy Siswanto, menilai kehadiran JEKa di Jember sangat berperan dalam perputaran ekonomi. Oleh karenanya harus didukung dan diberi pembinaan agar berkembang lebih besar.

“Beberapa bulan terakhir, saya berkeliling Jember dan berkunjung ke pelaku usaha kecil. JEKa melakukan hal yang bagus di mana memasarkan produk lokal dengan kemasan keren,” tutur Hendy Siswanto.

Sanusi menilai bahwa Hendy Siswanto merupakan sosok yang tepat untuk memimpin. Hal itu mengingat pengalaman dan kepiawaian Hendy Siswanto selama ini. Baik dalam membangun usaha, maupun dalam bidang birokrasi.

“Pak hendy merupakan seorang pengusaha dan mungkin memiliki ide yang sama dengan kami. Jadi beliau bisa menyelami kehidupan kami, karena beliau sudah merasakannya dari bawah,” harapnya.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *